Showing posts with label List. Show all posts
Showing posts with label List. Show all posts

9 Pohon Paling Aneh dan Tak Biasa di Dunia


 

Setelah beberapa jam browsing, akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang cukup menarik. Artikel itu berjudul 10 Unusula Trees atau 10 Pohon paling tidak biasa . For english version you can klick the original post on listverse.com. 
Oke, ayo kita mulai dari pohon yang pertama 




1. Chapel Oak


Le Chene Chapelle (Chapel Oak) di Allouville-Bellefosse adalah pohon besar yang telah diukir menjadi rumah dengan dua tempat peribadatan di dalam batangnya yang sangat besar. Pohon Oak itu sendiri berumur sekitar 800 tahunan. sebelumnya sebuah sambaran petir pernah membakar inti dari pohon tetapi pohon selamat dan tetap berdiri. Ada sebuah tangga yang besar untuk naik ke bagian atas pohon tua ini. 


2. Root Bridges (Jembatan Akar) 


Jembatan akar adalah bentuk khusus dari ilmu pengetahuan hutan dipraktekkan di hutan utara India. Pohon karet dari Cherrapunji telah dimanfaatkan selama berabad-abad oleh orang-orang Khasis untuk dijadikan jembatan penyebrangan antar sungai. Untuk membuat pohon menjadi jembatan, penduduk setempat harus membuat sebuah pancang dan batang kayu di atas sungai yang ingin dijadikan jembatan. Akar akan tumbuh sampai mereka menemukan tanah dan menjadi sebuah jembatan yang cukup kuat. Setelah akar telah membentuk jembatan kayu, tanah dan batu, atau lainnya, yang diletakkan di atas jembatan untuk melindunginya dari berbagai gangguan.


3. Rainbow Eucalyptus (Ekaliptus Pelangi)


The Rainbow Eucalyptus adalah pohon dengan kulit berwarna yang cerah sehingga hampir sulit untuk percaya bahwa pohon itu memang benar - benar pohon yang tumbuh secara alami. Pohon yang berasal dari negara tetangga kita, Filipina ini, Sering kali mengganti lapisan kulit terluarnya. Kulit batang pohon ini memiliki warna yang beragam sesuai umurnya, mulai dari warna hijau, biru, sampai ungu, hingga oranye, dan akhirnya menjadi coklat sebelum akhirnya terkelupas. Karena kulit pohon ini tersusun seakan - akan berlapis lapis sehingga memberikan efek kaleidoskopik. Mereka dapat tumbuh di banyak tempat kecuali daerah beriklim dingin. Di negara asalnya, Filipina pohon malah menjadi bahan dasar dalam pembuatan kertas alih - alih sebagai pohon hias.


4.  Boojum Tree (Pohon Boojum)


Pohon Boojum dari daerah Baha, California dari tampilannya sangat menyerupai kaktus dari pada pohon biasa. Batang tipis pohon dapat tumbuh dalam bentuk berliku-liku karena inti kayu bertekstur sangat lembut dan mereka tumbuh sampai dengan tinggi 20m. Karena memang phon ini berhabitat asli di padang pasir, daun tanaman ini berukuran kecil dan menutupi batang untuk mengurangi kehilangan air. Pohon Boojum namanya berasal dari puisi absurd 'The Hunting of the Snark' oleh Lewis Caroll yang sesuai untuk pohon tampak tidak biasa.

“But if ever I meet with a Boojum, that day,
In a moment (of this I am sure), 
I shall softly and suddenly vanish away —
And the notion I cannot endure!”


Arti puisi di atas? Coba artikan sendiri :D


5. Kauri


Semua orang tahu tentang pohon redwood raksasa, yang terkenal karena ukuran mereka, tetapi pohon kauri  dari Selandia Baru juga tidak kalah besar. Pohon ini juga merupakan salah satu pohon terbesar, berdasasrkan volume kayunya, di dunia. Pohon ini bisa mencapai tinggi 50m dan lingkar batang 15 meter. karena kualitas pohon yang sangat bagus dan kuat, beberapa dekade terakhir pohon ini banyak sekali ditebang. Bahkan getah pohon ini juga menjadi komoditas utama yang digunakan untuk membuat pernis. Kepadatan kayu memungkinkan untuk bertahan hidup baik setelah dikuburkan dan bahkan kayu ini bisa bertahan selama 50.000 tahun terkubur di bawah tanah rawa!!


6. Pennantia baylisiana


Apa sih yang istimewa tentang pohon ini? Padahal pohon ini terlihat seperti pohon lainnya dan tidak memiliki hal yang sangat menarik. Keistimewaan pohon ini bukan karena bentuk atau morfologinya, tapi karena kelangkaannya di alam liar saat ini. Foto di atas adalah salah satu contoh tunggal dari pohon di Tiga Kepulauan Raja di lepas pantai utara Selandia Baru. Satu pohon ini berkelamin perempuan dan sangat sulit untuk berkembang biak. Pohon ini sering kali steril dan tidak bisa melakukan penyerbukan dengan baik. Untungnya, bagaimanapun, adalah mungkin untuk dapat merekayasa sehingga tumbuh tunas dan membididayakan mereka sehingga spesies sekarang dapat kembang biyakan.


7. Jabuticaba


Jabuticaba, Myrciaria cauliflora, adalah pohon asli Brazil yang sangat tidak biasa. Buah dari pohon tumbuh di seluruh batang dan bukan hanya di cabang-cabang sehingga terlihat seperti pohon yang memiliki bintil - bintil aneh. Buah hitam kecil hampir mirip buah anggur dan baik dimakan utuh atau diolah untuk dibuat jus . Yang membuat pohon ini semakin aneh adalah tumbuhnya bunga di bagian ujung buah itu sendiri. benar benar aneh. Pohon itu akan mekar, dan berbuah, beberapa kali dalam setahun jika kondisi lingkungannya baik.

8. Dragon Blood Tree (Pohon Darah Naga)


Kepulauan Socotra di Samudera Hindia, lepas pantai Somalia, adalah habitat asli bagi pohon Dragon Blood ini. Pohon Darah Naga tidak biasa karena beberapa alasan. Batangnya pohonnya polos tanpa cabang dan cabangnya itu hanya tumbuh di bagian atas pohon, dengan ujung daun yang runcing dan tajam. Bentuk yang aneh ini memang tidak sesuai dengan jenis pohon ini yang monokotil. Biasanya bentuk tumbuhan seperti itu masuk jenis dikotil. Satu hal lagi yang membuat pohon aneh adalah keluarnya getah berwarna merah darah jika batangnya ditusuk atau dilukai. Mungkin inilah yang membuat pohon ini disebut dragon blood tree. Getah merah, dapat dikeringkan dan kemudian digunakan sebagai obat atau pewarna. Sementara penduduk Socotra masih menggunakannya sebagai obat mujarab,bahkan ternyata getah pohon ini banyak digunakan di Barat sebagai pernis merah untuk biola.

9. Sculpted Trees


Arborsculpture adalah penggunaan pohon hidup untuk menciptakan bentuk yang diinginkan atau struktur, sesuatu seperti bonsai dalam skala besar. Axel Erlandson dianggap yang terbesar dari semua arborscultors dan Circus Pohonnya pun kini masih populer. Dengan mengarahkan pertumbuhan pohon pada saat pertumbuhannya, memungkinkan kita untuk bisa memperoleh bentuk pohon yang unik sesuai keinginan kita. Sementara pekerjaan Erlandson itu, terlihat di sini (http://www.arborsmith.com/treecircus.html), adalah yang paling sering dikutip.


Bagaimana menurut anda? Benar benar tidak biasa bukan? Di alam yang luas ini, mungkin masih banyak tumbuhan tumbuhan aneh lainnya. Tapi yang harus selalu menjadi perhatian kita adalah bahwa tumbuhan itu adalah paru - paru dunia. Tanpanya, oksigen yang sehari hari kita hirup bisa dimungkinkan tidak ada lagi. So, lets always keep our environment.. Always Goo Green!!


tag : pohon aneh, pohon tidak biasa, daftar pohon aneh, habitat tumbuhan, tumbuhan langka, seni membentuk pohon


Oase, Sumber Kehidupan Di Tengah Gurun Pasir

 
Gurun Pasir tidak semuanya hanya terdiri dari pasir. Di beberapa lokasinya terdapat danau-danau alam yang airnya berasal dari sumber air setempat maupun yang berasal dari  hujan tahunan. Di sini juga biasanya dijumpai pepohonan palem dan bahkan tanaman-tanaman buah dan taman yang subur. Tempat seperti ini biasa disebut Oase. 
Di lokasi oasis seperti inilah biasanya populasi terbentuk. Di Oasis atau Oase inilah banyak tumbuh tanaman - tanaman dan sumber air yang melimpah bagi hewan - hewan yang hidup di sekitar nya. Bahkan warga yang tinggal disekitarnya pun juga memanfaatkan sumber air yang ada didalamnya untuk keperluan minum sehari - hari. Sayangnya sekarang banyak oase yang telah kering dan hilang, dengan berbagai sebab, mungkin faktor cuaca, atau bahkan mungkin karena pemanasan global yang tengah terjadi belakangan ini.
Walaupun demikian, masih ada Oase yang masih menyimpan sumber air jernih, dan lingkungan yang indah di tengah gurun pasir yang gersang. Berikut ini beberapa Oase yang masih menunjukan keindahannya. :D


1. Danau-danau Ubari, Oasis Erg Awbari, Sahara
Lokasinya dekat Fezzan dan 30 km sebelah utara Germa, Libia. Danau berair asin ini merupakan suatu lokasi pusat perdagangan bagi warga setempat yang kebanyakan menjual suvenir dan barang-barang lainnya di pinggir danau.


Umm Al-Maa, yang berarti Ibu Air, merupakan salah satu danau terbesar di oasis ini. Sayangnya, seperti danau-danau lainnya, lapisan air di area ini demikian dalam sehingga danau-danau ini mulai mengering.


Berbarengan dengan airnya yang mulai kotor, tingkat garamnya pun saat ini sama dengan di Laut Mati. Tingginya garam di danau Umm Al-Maa membuat Anda mudah terapung jika berendam di sini.


Bekas kota Gebraoun yang telah ditinggalkan penghuninya terletak tidak jauh dari sini dengan reruntuhan bangunan yang impresif menunjukkan bahwa danau-danau di sini pernah menjadi gantungan hidup yang memadai dan berkualitas.

2. Oasis Huacachina, Peru
Hucachina merupakan kota oasis kecil di daerah Ica, barat daya Peru. Oasis yang diberi nama "Oasis of Americas" ini merupakan resort populer di kalangan turis asing maupun domestik. Legenda setempat menceritakan bahwa danau ini terbentuk saat pemburu muda mengganggu seorang puteri cantik yang sedang mandi. Puteri tersebut segera pergi menghilang meninggalkan kolam air yang kemudian menjadi danau.


3. Oasis Turpan, China
Turpan, atau dikenal juga dengan nama Tulufan, merupakan kota oasis di daerah Xinjiang Uygur, China. Berjarak hanya 8 km sebelah barat reruntuhan kota Jiaohe, suatu daerah batas pasukan garnisun yang dihancurkan oleh Genghis Khan pada jaman dinasti Han.


4. Danau Gurun di Brasil
Danau gurun yang indah ini terletak di Lençóis Maranhenses National Park, Maranhao, Brasil. Terbentuk sebagai bagian dari suatu sistem danau air tawar yang berasal dari hujan selama enam bulan pertama tiap tahunnya dan kemudian akan menguap secara bertahap dan tahun berikutnya airnya akan meninggi kembali. Beberapa danau di antaranya terdapat pepohonan palem, sementara yang lainnya gersang


5. Danau Creescent di Gurun Gobi China
Danau gurun ini berlokasi di ujung sebuah kota kuno yang bisa dijumpai pada perjalanan sepanjang Silk Road ke Barat. Saat ini mulai mengering dan turun lebih dari 25 feet sepanjang 30 tahun terakhir karena digunakan langsung oleh petani dan populasi yang semakin meningkat. Ini mengakibatkan berangsur menghilangnya danau ini yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.


6. Oasis Chebika, Tunisia
Oasis cantik ini mungkin adalah oasis yang paling banyak dilihat orang tanpa orang menyadarinya. Di sinilah lokasi pembuatan film Star Wars Episode IV: A New Hope. Nama oasis inipun akhirnya diambil dari salah satu karakter di film tersebut yaitu Chewbacca.


7. Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria

Oasis Timia berlokasi di Aïr Mountains (Nigeria utara), merupakan oasis paling indah di negara ini karena suatu alasan. Bukan hanya karena gambaran sebuah danau di tengah gurun dengan beberapa pohon palemnya saja, di dalamya juga terdapat taman-taman subur dengan tanaman jeruk dan buah delima yang siap dipetik dan dimakan di tempat (dengan membayar tentunya).


Beberapa jenis pohon buah-buahan lainnya, sereal, dan sayur-sayuran juga tumbuh di sini. Hasil panennya bahkan juga dikirim ke daerah lain di Nigeria.

 

8. Oasis di Oman

Oasis hijau ini tersembunyi di tengah gurun Oman. Beberapa oasis di kesultanan Oman kerap dijadikan tempat studi botanikal di bidang agro-biodiversity. Para peneliti juga mencari sebab mengapa jumlah oasis berkurang dengan cepat.


Sebenarnya masih banyak oasis alami lainnya di muka bumi ini, tapi setidaknya inilah yang masih tersisa dan dimanfaatkan manusia dan terdokumentasi.

 
tag : oase, oasis, terindah, oasis terindah, oasis tercantik, arti oase, apa itu oase? 

 sumber inspirasi : http://menujuhijau.blogspot.com

10 Dinosaurus Bertanduk Paling Spektakuler

Dinosaurus merupakan hewan pra sejarah yang sangat populer. Para Ilmuwan memperkirakan jutaan tahun yang lalu Bumi ni dipenuhi oleh hewan - hewan raksasa yang luar biasa. Namun, punah kemudian punah, dengan berbagai teori, ada yang mengatakan karena adanya meteor raksasa yang menabrak bumi dan memusnahkan dinosaurus itu. 
Dari berbagai jenis fosil Dinosaurus, ada suatu spesies Dinosaurus yang sangat spektakuler dan terkenal, yaitu ceratopsoans, Dinosaurus bertanduk. Salah satu jenisnya adalah Triceratops, Dinosaurus bertanduk yang paling terkenal karena sering muncul di berbagai film dinosaurus. 
Berikut ini ada 10 Jenis Dinosaurus bertanduk  yang sangat luar biasa!! Check It Out!!

1. Kosmoceratops

Salah satu Dinosaurus yang terakhir ditemukan fosilnya ini kami tempatkan pada urutan pertama. Karena Kosmoceratops ini memiliki sedikitnya 13 tanduk di kepalanya.!!(15 jika menghitung tanduk pada rahangnya.). Ilmuwan menamakannya "Dinosaurus paling cantik" karena hiasannya yang sangat banyak,.  Tanduk - tanduk yang ada di bagian depan wajahnya adalah tanduk yang tidak terlihat untuk menyerang, tapi lebih digunakan untuk menakuti predator dan saingannya. Dinosaurus ini diperkirakan hidup di Amerika Utara, Fosilnya ditemukan di Utah, negara bagian di Amerika barat.


2. Coahuilaceratops

Coahuilaceratops magnacerna sangat mirip dengan Pentaceratops, jenis Dinosaurus paling terkenal yang telah disebutkan di pendahuluan di atas. Fosil dinosaurus ini ditemukan di sebelah utara Meksiko, Coahuila. Dia memiliki sebuah tanduk di atas hidungnya, dan sepasang tanduk di bagian atas yang merupakan tanduk terbesar diantara dinosaurus bertanduk lainnya.  Panjangnya kira - kira 1.5 meter. Nama sebutannya (magnacuerna horns berarti tanduk besar). Walaupun ada yang memperkirakan beratnya hingga 12 tons (2 kali berat T-rex), namun sebenarnya beratnya hanya sekitar 5 ton, seukuran gajah dengan panjang 7 meter. Hal ini dijelaskan pada tahun 2010 ini, yang merupakan salah satu tambahan keterangan tentang ceratopsian ini.


3. Rubeosaurus

Rubeosaurus dulunya dimasukan pada spesies Styracosaurus. Ukuran tanduk pada rumbainya lebih kecil dari Styracosaurus, tetapi tanduk di hidungnya sangat besar, sehingga sangat pantas disebut sebagai senjata yang sangat berbahaya. Tidak seperti tanduk pada Badak, yang secara keseluruhan terbuat dari keratin (protein penyusun rambut dan kuku), Rubeosaurus, dan kebanyakan ceratopsians, tersusun atas sel tulang penuh, yang dilapisi oleh keratin. Keratin biasanya tidak bisa menjadi fosil, sehingga diperkirakan tanduk ceratopsians ini lebih panjang dan tajam pada saat dia masih hidup dari pada fosil nya yang telah ditemukan. Sayangnya, tanpa lapisan keratin yang tersisa, tidak mungkin ukuran sebenarnya dapat diperkirakan. Bagian tanduk unik dari Rubeosaurus ini adalah tanduk yang ada di bagian atas rumbainya. Terdapat sepasang tanduk yang saling bertemu, sehingga membentuk segitiga.


4. Diabloceratops

Diabloceratops berarti "wajah setan bertanduk". Fosilnya ditemukan di Utah. Dinosaurus ini memiliki tanduk pada hidung yang kecil., tetapi tanduk pada keningnya sangat besar, dan tanduk yang ada di rumbainya jauh lebih besar lagi.
Keempat tandunya itu, dengan dua buah tanduk yang ada di keningnya, membuat penampilannya sangat aneh, sangat berbeda dengan dinosaurus lain yang pernah ditemukan. Diabloceratops diperkirakan sebagai dinosaurus bertanduk yang primitif, karena memiliki beberapa persamaan anatomi dengan protoceratosids. Rahangnya sangat padat dan kuat, serta tanduk dan tubuhnya sangat kokoh, sehingga diperkirakan dinosaurus ini menggunakannya untuk melawan predator yang mengancam mereka.


5. Einiosaurus

Fosil Einiosaurus ditemukan pada tahun 1985, dan diberi nama pada tahun 1995. Namanya berarti "Kadal bison". Walaupun sangat dekat dengan Styracisaurus, dia memiliki tampilan yang berbeda. Dia hanya memiliki dua tanduk yang panjang dan lurus di rumbai kepalanya , dan sebuah tanduk aneh,  "pesek", dan melengkung ke depan di atas hidungnya, sehingga terlihat seperti pembuka botol. Walaupun tanduk di bagian hidungnya tidak terlihat sebagai senjata yang efektif, tapi tanduk lurus yang ada di rumbainya mungkin digunakan untuk bertahan dari berbagai karnifora, salah satunya mencegah serangan pada punggungnya. Seperti Pachyrhinosaurus, Einiosaurus diketahu hidup di habitat yang luas. Fosil dinosaurus ini ditemukan di daerah Montana.



6. Styracosaurus

Walaupun dinosaurus ini salah satu dinosaurus klasik dan telah diketahui sejak tahun 1913, Styracosaurus telah menjadikan dirinya sebagai salah satu ceratposians yang spektakuler. Dia memiliki sebua tandukyang panjang dan berbahaya di bagian moncongnya, dan enam tanduk lainnya di bagian rumbainya (sehingga ia diberinama yang artinya reptile berduri). Dinosaurus ini terlihat sangat menakutkan, sehingga dimungkinkan banyak predator yang tidak berani untuk secara langsung berhadapan dengan dinosaurus ini. Dinosaurus ini panjangnya sekitar 5.5 meter dengan berat sekitar 3 ton. Fosilnya ditemukan di Kanada. 


7. Pentaceratops

Pentaceratops sering dikatakan memiliki tulang tengkorak terbesar dari semua hewan darat ( walaupun meungkin Torosaurus dan Eotriceratops mampu menyainginya). Namanya berarti "Muka bertanduk lima". Sebenarnya mungkin ada salah perhitungan dan perkiraan, karena kedua tanduk yang ada, sebenarnya merupakan tulang epujugal (seperti duri yang timbul dari tulang dekat matanya) yang banyak dimiliki ceratopsians, tapi ukurannya sangat besar pada Pentaceratops ini. Rumbainya memiliki dua lubang atau "fenestrae" yang dilapisi oleh kulit ketika masih hidup. 
Para ahli Paleontology yakn bahwa kulit ini berwarna cerah dan digunakan untuk menakuti predator dan menantang saingan dalam spesies yang sama. Bahkan ada yang berspelulasi bahwa  mereka mampu mengganti warna dan corak dari kulit ini seperti bunglon. Dinosaurus ini ditemukan di Meksiko, dengan panjang 8 meter dan berat 5.5 ton.!


8. Medusaceratops

Ceratopsian ini memiliki bentuk tanduk melengkung yang aneh di bagian rumbainya. Tanduk ini panjangnya sekitar 7 meter. Dinosaurus ini sebelumnya dinamakan Albertaceratops, namun pada tahun 2010 namanya telah diganti dengan nama di atas. Medusaceratops berarti "wajah medusa bertanduk", karena tanduknya yang bengkok mirip dengan Medusa, tokoh wanita berambut ular dari mitologi Yunani kuno. Dinosaurus ini ditemukan di Montana Amerika barat, dan diperkirakan hidup sekitar 77 juta tahun yang lalu.


9. Pachyrinosaurus

Namanya berarti "reptile berhidung tebal", karena selain memiliki tanduk yang dimiliki oleh kabanyakan ceratopsians, makhluk ini memiliki tulang aneh yang tumbuh di bagian depan, yang terlihat seperti telah terpotong karena sebuah perkelahian.:D. Mereka juga memiliki tanduk dan duri di bagian rumbainya dan memiliki  sebuah tanduk aneh yang berada di belakang matanya. Ukuran dan bentuk dari ornamen - ornamen itu berbeda - beda pada setiap individu, dan mungkin membantu mereka untuk mengenal satu sama lain .Banyak fosil yang ditemukan teridiri dari berpasang - pasang individu dengan satu individu muda dan dewasa. Ini menunjukan bahwa dinosaurus ini hidup berkelompok. Hewan ini berukuran cukup besar, panjangnya mencapai 8 meter dan beratnya sekitar 4 ton!

10. Eotriceratops

Eotriceratops ini dinamakan pada tahun 2007, yang berarti "Triceratops awal", karena mirip dengan Triceratops tapi hidup jutaan tahun sebelumnya. Sejan Triceratops terkenal, tampilan Eotriceratops ( rumbai yang khas, dua buah tanduk di bagian mata dan sebuah tanduk di bagian hidung) menjadi sangat familiar. Tapi ada satu hal yang membuat dinosaurus ini spesial, yaitu ukurannya!! Dia adalah ceratopsian terbesar yang pernah ada, berdasarkan penelitian para ahli paleontology, dilihat dari ukuran tulang tengkoraknya yang sepanjang 3 meter dan sama beratnya dengan sebuah mobil, hewan ini dimungkinkan memiliki panjang sekitar  9 - 10 meter dan beratnya melebihi Tyranosaurus rex. Dinosaurus ini hidup di Kanada 68 tahun yang lalu. 





sumber : listverse.com



tag : dinosaurus, bertanduk, jenis - jenis, macam

10 Predator Pra Sejarah Paling Berbahaya

Sebelum manusia menjadi pemburu dan membuat dirinya menjadi pemuncak pada segitiga rantai makanan, Felidae atau kucing, adalah makhluk paling sukses dalam hal perburuan, predator yang terkuat diseluruh dunia. Bahkan hingga sekarang, kucing - kucing besar seperti macan, singa, jaguar dan leopard masih ditakuti dan masih menjadi predator yang luar biasa. Namun, reputasi liar yang baik itu semakin lama semakin hilang karena jumlah mereka yang semakin sedikit.

DDi sini saya akan menampilkan 10 kucing prasejarah yang ukurannya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan kucing besar modern, yang pada zaman dahulu pernah di lihat oleh manusia prasejarah (juga). Ukuran kucing - kucing ini ditemukan dari banyak fosil di berbagai daerah di dunia.

1. Smilodon
 Kucing ini lebih dikenal sebagai "sabertooth tiger" karena gigi taringnya yang luar biasa besar dan panjang. Smilidon merupakan predator prasejarah yang paling terkenal dan juga salah satu yang paling menakutkan!
Dahulu setidaknya ada tiga sepesies Smilodon yang hidup di Selatan dan Utara Amerika.


Spesies terkecil, Smiliodon fatalis ukurannya sama dengan jaguar modern saat ini, dan seukuran juga dengan singa saat ini.
AAkan tetapi, populasi spesies Smilodon yang ada di selatan Amerika mengalami pengkerdilan, dengan berat rata- rata sekitar 300 kg dan mencapai ukuran maksimum ketika dewasa hingga 500 kg !!(1102lbs).
Smilodon tidak lah segesit kucing besar modern saat ini, tapi jauh lebih kuat, dengan tubuh yang lebih besar dan kekar, serta sepasang taring yang sangat panjang dan besar. Kedua taringnya ini bisa mencapai 30 cm panjangnya, hingga cukup kuat untuk melukai atau membunuh seekor mammoths, dan hewan-hewan lain yang ukurannya lebih besar darinya.

Smilodon hidup 10.000 tahun yang lalu, yang berarti dimungkinkan pernah hidup berdampingan dengan manusia, dan mungkin juga sempat memburu manusia untuk beberapa saat. Tapi mungkin yang paling luar biasa dari Smilodon adalah dia adalah satu - satunya kucing pra sejarah yang diketahui telah mengakibatkan kepunahan suatu spesies hewan. Korban keganasannya adalah predator buas lain, yaitu hewan bertaring dari jenis marsupial ( hewan berkantung ) , Thylacosmilus. 

Hewan buas ini telah menguasai AMerika bagian selatan selama jutaan tahun, hingga akhirnya turunnya permukaan air laut sehingga Amerika selatan dan utara bersatu.

Smilodon kemudian menjelajahi Amerika utara kurang lebih 2 juta tahun lalu, dan pada saat yang sama Thylacosmilus punah, yang diperkirakan telah dibantai oleh Smilodon ini. Hingga akhirnya Smilodon tersebar diseluruh benua Amerika selama bertahun - tahun hingga akhirnya hewan luar biasa ini punah.



2. Kucing Pleistocene 
Kucing pra sejarah ini sebenarnya merupakan nenek moyang dari macan modern yang ada di daerah Asia, termasuk yang ada di Sumatra, yaitu Harimau Sumatra. Hewan ini hidup sekitar 2 juta tahun yang lalu, dan tersebar di daerah daerah tropis dan daerah yang banyak terdapat berbagai jenis herbivora. Pada saat dewasa kucing prasejarah ini bisa menjacapai berat 300 kg atau lebih.

Akan tetapi, pada zaman Pleistosen, suplai makanan lebih banyak, sehingga hariamu pada saat itu tumbuh lebih besar. Beberapa fosil ditemukan di Russia, China, dan Jawa, di mana spesies ini (sering disebut juga cave tiger atau harimau gua ) pada saat itu beratnya bisa mencapai 480 kg, ukuran sebesar ini adalah ukuran kucing terbesar yang pernaha ada.


3. Singa Amerika 

Singa ini disebut - sebut juga sebagai kusing terbesar yang pernah ada, singa Amerika ini disebut juga Panthera atrox, yang mungkin bisa dikatan sebagai kucing prasejarah terhebat setelah Smilodon.


Hewan ini hidup di Amerika Utara dan Amerika Selatan ( dari alaska hingga peru) selama masa Pleistosen, dan masih bertahan hingga 11.000 tahun yang lalu, pada akhir Ice Age (Zaman Es). Kebanyakan Ilmuwan berkeyakinan bawa Singa Amerika ini relative sama besasr dengan  singa modern saat ini, bahkan mungkin adalah nenek moyang dari singa saat ini.

Walaupun demikian, beberapa Ilmuwan masih kurang yakin, dan memperkirakan bahwa Singa Amerika ini walaupun hampir sama dengan Singa modern, Jenis ini berbeda spesies dan mungkin akan terlihat berbeda jika dilihat dari segi fisik. Para Ilmuwan itu malah memperkirakan Singa Amerika ini secara fisik lebih mirip dengan Jaguar saat ini.

Satu lagi yang perlu diketahui, Singa Amerika adalah kucing terbesar di Amerika Utara selama Zaman Es, beratnya mencapai 470 kg, bahkan mungkin hingga 500 kg, dan mampu membunuh buruan yang besar. Untuk cara dia berburu, pendapat yang lebih kuat adalah bahwa Singa Amerika ini adalah pemburu yang soliter.


4. Machairodus kabir
Kucing ini sangat mirip dengan Smilodon, namun memiliki taring yang pendek dan proporsi tubuhnya berbeda dengan harimau saat ini.


Machairodus, di sisi lain, mungkin sangat memang sangat mirip dengan Smilodon, dengan proporsi tubuhnya yang besar dan proporsi tubuhnya, namun ada perbedaan, yaitu adanya sedikit lorek - lorek pada tubuhnya dan, titik, atau beberapa bentuk lain pada bulunya.

Machairodus jarang disebutkan sebagai kucing yang besarm tapi eberapa fosil yang ditemukan di Chad, Afrika (yang kemudian dikalsifikasikan sebagai spesies baru, Machairodus kabir), termasuk kucing terbesar yang pernah ada, karena beratnya bisa mencapai 490 kg, atau mungkin 500kg, bahkan ada yang mengatakan sebesar seekor kuda. Makanannya adalah gajah, badak, dan herbivora besar lainnya yang populasinya sangat banyak pada saat itu.

Machairodus kabir mungkin berbentuk seperti macan besar yang ada pada film 10.000 B.C. Namun, hewan ini telah punah pada zaman Miosin, jauh sebelum manusia ada.



5. Homotherium

Dikenal juga dengan sebutan "Scimitar cat" atau "kucing pedang lengkung?", Homotherium adalah satu - satunya spesies kucing yang paling sukses selama zaman pra sejarah. Fosilnya ditemukan di daerah Utara dan Selatan Amerika, Eropa, Asia, dan Africa. Hewan ini mampu beradaptasi dengan sangat baik dengan habitat sekitarnya, termasuk daerah sub artic tundra dan mampu bertahan selama 5 juta tahun hingga 10.000 tahun yang lalu.

Singa ini sangat cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, dia berburu pada siang hari, sehingga tidak bersaing dengan predator predator nocturnal. Dari segi fisik, hewan ini lebih mirip Heyna, karena kaki bagian depan lebih panjang dibandingkan dengan kaki bagian belakang. Walaupun dari segi ukuran tidak terlalu besar ukurannya sudah cukup besar jika dibandingkan dengan harimau modern, beratnya bisa mencapai 400 kg. Ukuran ini lebih besar jika dibandingkan dengan Harimau Siberia.

6. Singa  Gua (Cave Lion)

Singa gua ini adalah kerabat singa yang paling besar, beratnya hingga 300 kg atau lebih. Hewan ini merupakan salah satu predator terkuat dan paling berbahaya selama akhir zaman es di Eropa. Manusia prsejarah pun mendokumentasikannya dengan berbagai lukisan batu yang ada di gua - gua yang menunjukan betapa mengerikannya hewan ini saat itu. Berdasarkan penelitian terhadap fosil dan tulang belulang yang ditemukan ilmuwan, kucing besar ini relative identik dengan singa modern saat ini.

7. Jaguar Eropa 

Jaguar Eropa ini disebut juga Panthera gombaszoegensis. Jaguar ini tidaklah sejenis dengan jaguar modern saat ini. Tidak ada yang tahu bagaimana bentuk dan tampiland dari jaguar ini. Para Ilmuwan memperkirakan jaguar Eropa ini mirip dengan Jaguar saat ini atau antara singa dan jaguar. Sebuah fosil dari Afria Timur dikonfirmasi sebagai Jaguar eropa, dan digambarkan mirip dengan harimau.

Bagaimanapun bentuk luarnya, yang pasti hewan ini merupakan predator yang besar. Beratnya bisa mencapai 210 Kg atau lebih, dan mungkin merupakan pemuncak pada piramid rantai makanan ekosistem di eropa pada 1.5 juta tahun yang lalu. Fosil hewan ini ditemukan di Jerman, Perancis, Inggris, Spanyol, dan Belanda.



8. Jaguar Raksasa

Jaguar saat ini jauh lebih kecil ukurannya jika dibandingkan dengan harimau atau pun singa modern. Beratnya hanya sekitar 60 - 100 kg, dengan rekor ukuran terbesar hanya seberat 150 kg yang ada di Amerika Selatan. Pada zaman pra sejarah, jaguar telah ada, namun ukurannya jauh lebih besar dari Jaguar modern. Jaguar ini ( Panthera onca) tersebar di Utara dan Selatan Amerika.

Jaguar ini memiliki kaki dan ekor yang lebih panjang dari Jaguar modern. Para ilmuwan meyakinii bahwa jaguar pra sejarah ini hidup di lingkungan yang terbuka, tapi mereka kurang mampu bersaing dengan Singa amerika dan kucing besar lainnya, sehingga mereka pergi dan hidup di hutan, sehingga mereka beradaptasi denan kaki yang lebih pendek.

Ada dua jenis sub spesies dari jaguar besar pra sejarah, yaitu Panthera onca augusta, dari Amerika Utara, dan Panthere onca messembrina, dari Amerika selatan (dikenal juga sebagai Patagonian panther). Keduanya aktif selama zaman Pleistosen.



9. Xenosmilus

Xenosmilus merupakan kerabat dari Semilodon, tapi gigi taringnya tidak sepanjang dan sebesar Semilodon. Giginya memiliki bentuk yang runcing seperti Hiu atau Dinasaurus pemakan daging, tidak seperti  gigi spesies kucing pada umumnya .

Xenosmilus tidak menyerang mangsanya seperti kucing modern lakukan, dia hanya langsung merobek daging mangsa nya dengan sekali gigitan besar dan menunggu mangsanya mati kehabisan darah. Seekor Xenosmilus membunuh dengan lebih banyak darah dan luka pada mangsanya dibandingkan dengan kucing besar modern.
Jika dibandingkan dengan jenis kucing saat ini, Xenosmilus jauh lebih besar, beratnya sekitar 180 - 230 kg, ukuran ini lebih besar dari singa atau harimau dewasa sekarang, dengan kaki yang lebih pendek dan lbih kuat dan kaki depan yang sangat kuat. Hewan ini ditemukan di daerah Florida, dan hidup pada masa Pleostosen tapi tidak diketahui pasti kapan hewan ini punah. Makanan favoritnya adalah hewan sejenis babi pra sejarah.


10. Cheetah Raksasa

Cheetah raksasa ini ( Acinon pardinensis) adalah nenek moyang dari cheetah modern saat ini (Acinonyx jubatus) dan mungkin sangat mirip secara fisik, tapi dengan ukuran yang jauh lebih besar.
Beratnya sekitar 120 - 150 kg. Ukuran ini sama dengan ukurang singa dewasa Afrika saat ini dan dia mampu memangsa korban yang lebih besar.

Seperti cheetah modern, Cheetah pra sejarah ini juga memiliki kemampuan berlari yang luar biasa cepat.
Cheetah ini memiliki kaki yang lebih panjang, jantung dan paru-paru yang lebih besar, sehingga mungkin saja kecepatannya melampaui cheetah modern (kecepatannya sekitar 115 km/jam!).
Cheetah raksasa ini hidup di daerah Eropa dan asia ( dari Jerman dan Perancis hingga India dan China) pada masa Pliosin dan Pleistosen. Cheetah ini mulai hilang pada akhir masa zaman es.






sumber : www.listverse.com



tag : macan, harimau, jenis macan, singa, hewan pra sejarah, 10.000 B.C
Harrietcabelly Blog